Showing posts with label badminton. Show all posts
Showing posts with label badminton. Show all posts

Saturday, 4 June 2016

Tunggal Putra Indonesia di Mata Lee Chong Wei


Lee Chong Wei (Image: Okezone)

Ikhsan Maulana Mustofa harus mengakui keunggulan Lee Chong Wei dua set langsung (9-21 18-21) pada laga semifinal tunggal putra BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016 di Istora Senayan pada Sabtu (4/6/2016).


Menilik permainan pada babak pertama, Ikhsan nampak tidak akan memberikan perlawanan. Pertandingan bakal berjalan tidak berimbang. Chong Wei benar-benar menunjukkan dominasinya.

Lee Yong Dae Buka Baju, #1Istora Teriak Histeris


Lee Yong Dae (Image: Okezone)

Sekejab histeria penonton memekakkan telinga pada jeda paruh pertama pertemuan Lee Yong Dae/ Yoo Seong Yon versus ganda putra Denmark di semifinal BCA Indonesia Open Superseries Premier ("BIOSSP) 2016 pada Sabtu (4/6).


Sebuah kejutan "spesial" datang dari Lee Yong Dae. Tanpa sungkan, sang idola itu mengganti baju di tengah ribuan pasang mata. Lalu, histeria itu pun berkumandang. Panjang. Dari suara pekik melengking para wanita yang mengidolakan sosok Lee.

Thursday, 2 June 2016

Akankah Ada Kejutan Lagi dari Jonatan Chistie dan Tiara/Rizki?

Tiara/Rizki (image:metrotvnews.com)
Pada temu blogger 27 Mei lalu, Yuni Kartika, mantan atlet tunggal putri, sekarang Humas PBSI, mengatakan, tumpuan Indonesia pada BIOSSP kali ini adalah ganda putra dan ganda campuran. Mengingat, dua kategori tersebut dihuni oleh pasangan kuat Hendra/Akhsan, Tantowi/Lilyana, Jordan/Debby, atau Marcus/Kevin, dan Angga/Ricky.

Saturday, 28 May 2016

BCA Indonesia Open, Tontonan Keluarga untuk Regenerasi

Perhelatan BCA Indonesia Open Superseries Premier (BIOSSP) 2016 berlangsung di Istora Senayan Jakarta pada 30 Mei hingga 05 Juni 2016. Untuk ketiga kalinya, PT Bank Central Asia Tbk menjadi sponsor utama perhelatan ini sejak mengambil alih dari PT Djarum pada 2014. 

image:djarumbadminton.com

Dalam perbincangan bersama Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati di Hongkong Kafe, Jumat (27/05/2016), beberapa hal menarik dikemukakan. Pada intinya, BCA ingin agar BIOSSP ini menjadi tontonan yang tidak saja menghibur, tetapi juga berkualitas untuk keluarga-keluarga dari masyarakat pencinta bulutangkis Tanah Air. Dari keikutsertaan keluarga itu, ada daya tarik bagi anak-anak yang diajak untuk berkiprah sebagai atlet bulutangkis profesional.

Friday, 27 May 2016

Menanti Kejutan The Rising Star Di BCA Indonesia Open


Baru saja kita menyaksikan punggawa Thomas dan Uber Cup kita berlaga di ajang tersebut pekan lalu. Dari sana kita melihat peta kekuatan pemain bulutangkis Indonesia dibandingkan negara-negara adidaya bulutangkis lainnya. Satu hal yang cukup menggembirakan, penampilan apik Tim Thomas mengantar jawara pelatnas kita hingga ke partai final. 



Kemeriahan BCA Indonesia Open 2015 (Image:bwfworldsuperseries.com)
Tommy Sugiarto, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ikhsan Maulana Mustofa terpaksa harus mengakui kekalahan dan merelakan Piala Thomas kembali berziarah ke negeri nun jauh Denmark dari negeri asalnya Indonesia.

Wednesday, 20 April 2016

Nafas Kedua Sony Dwi Kuncoro

Sonny Dwi Kuncoro dan Safitri. (Image:bola.com)

Sesekali dia melirik Safitri Gading, wanita cantik yang mendampinginya bertanding tatkala bola dinyatakan out. Dia hendak mengatakan, "Out melulu sayang. Mungkin bukan hari keberuntungan kita."

Tetapi, wanita cantik yang tak lain adalah istri sekaligus pelatih dan managernya itu menyorot tajam. Dia seolah mengatakan, "Kamu bisa. Sekaranglah saatnya!"

Saturday, 20 June 2015

Mempertanyakan Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia


Kebanggaan prestasi bulu tangkis nasional saat ini hanya bertumpu pada satu dua sosok. Selain ganda putra andalan Markis Kido/Hendra Setiawan, ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, pemain lain yang menjadi tulang punggung olahraga fanatik kedua di tanah air setelah sepak bola itu kian melesu.


Markis Kido/Hendra Setiawan
Padahal, masyarakat nasional menaruh harapan besar pada cabang olahraga tersebut. Merajanya Susi Susanti, Alan Budi Kusuma, Ardi Wiranata, Heryanto Arbi, Hendrawan, Rexi Mainaky/Ricky Subagya, Candra Wijaya/Tony Gunawan tidak sanggup menginspirasi prestasi terbaik penghuni pelatnas.

Monday, 9 March 2015

Fenomena Marin: Daya Juang menjadi Juara


Caroline Marin (Image: http://sports.ndtv.com)

Sebelum bentrok di partai final All England tahun ini, Caroline Marin versus Saina Nehwal sudah tiga kali saling berhadapan. Posisi head to head 3:0 untuk Saina Nehwal. Hal ini berbeda ketika Marin beradu dengan tunggal putri dunia lainnya seperti Wang Yihan (Tiongkok), Tai Tzu Ying (China Taipei), Sindhu PV (India), bahkan Li Xuerui (Tiongkok) sekalipun. Marin telah saling kalah mengalahkan.

Di atas kertas, Nehwal memang patut merasa unggul. Terutama ketika Nehwal tampil dominan pada babak pertama, saat keduanya kembali bentrok di partai puncak All England tahun ini. Dominasi itu bahkan sempat terulang pada awal babak kedua sebelum akhirnya Marin berbalik unggul dan mengakhiri babak kedua 21-14. Marin lalu menyudahi perhelatan puncak tunggal putri dan keluar sebagai jawara setelah menundukkan Nehwal 21-7 pada babak penentuan.

Monday, 11 March 2013

Selamat buat Tantowi/Liliyana

Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir (image:solopos.com)

Saya mengaggumi Chen Long ketika menundukkan Lee Chong Wei (21-17 dan 21 18) pada partai puncak tunggal putra ajang All England 2013 tahun ini. Saya pikir, inilah partai klimaks. Sesudahnya itu, citarasa All England saya akan tersakiti oleh partai berikut. Ganda campuran: Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir versus Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Pertama, kendati tampil sebagai juara bertahan untuk turnamen ini, tidaklah menjamin bahwa Tantowi/ Liliyana bakal mengulang kesuksesannya pada tahun lalu. Apalagi, lawannya adalah Cina, negara yang selalu jadi dominan dalam setiap ajang bergengsi bulu tangkis dalam lima tahun terakhir.