Perhelatan BCA Indonesia Open Superseries Premier (BIOSSP) 2016 berlangsung di Istora Senayan Jakarta pada 30 Mei hingga 05 Juni 2016. Untuk ketiga kalinya, PT Bank Central Asia Tbk menjadi sponsor utama perhelatan ini sejak mengambil alih dari PT Djarum pada 2014.
| image:djarumbadminton.com |
Dalam perbincangan bersama Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati di Hongkong Kafe, Jumat (27/05/2016), beberapa hal menarik dikemukakan. Pada intinya, BCA ingin agar BIOSSP ini menjadi tontonan yang tidak saja menghibur, tetapi juga berkualitas untuk keluarga-keluarga dari masyarakat pencinta bulutangkis Tanah Air. Dari keikutsertaan keluarga itu, ada daya tarik bagi anak-anak yang diajak untuk berkiprah sebagai atlet bulutangkis profesional.
Simak petikan perbincangan bersama Inge Setiawati bersama sejumlah blogger di bawah ini:
Blogger: Apa yang melatarbelakangi BCA menjadi sponsor BIOSSP bahkan di tengah prestasi pemain Indonesia yang tidak secemerlang sebelumnya?
Inge Setiawati: BCA menyadari bahwa bulutangkis merupakan cabang olahraga yang populer dan begitu dicintai masyarakat Indonesia. Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, kami ingin menghadirkan sebuah turnaman bergengsi yang menjadi suatu tontonan yang tidak saja menghibur, tetapi juga berkualitas bagi keluarga-keluarga di Indonesia. Kami mengajak keluarga-keluarga pencinta bulutangkis untuk datang ke Istora, tidak hanya dengan istri atau suami, tetapi juga dengan anak-anak. Kendati mungkin anak-anak belum mengerti, kemeriahan perhelatan ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan daya tarik bagi anak-anak agar kelak tertarik untuk berkarier sebagai pemain bulutangkis profesional.
Blogger: Apakah dengan cara ini, BCA mendukung regenerasi dan prestasi pemain Indonesia?
Inge Setiawati: Kami menyadari bahwa ada kerinduan besar masyarakat Indonesia menyaksikan pemain bulutangkis Indonesia dapat berjaya kembali di turnamen-turnamen kelas dunia seperti BIOSSP ini. Soal bagaimana mengasah kemampuan, bakat, dan ketangkasan para pemain, biarkan kita serahkan kepada PBSI. Namun, adalah tugas kita bersama untuk menemukan dan bila perlu mengarahkan potensi pemain berbakat Indonesia sejak usia dini. BIOSSP ini dapat menjadi salah satu ajang untuk menumbuhkan daya tarik itu, dan mengajarkan secara riil berbagai nilai dan prestasi yang dapat diraih dari cabang olahraga ini.
Blogger: Adakah motivasi lainnya?
Inge Setiawati: Tentu saja BCA ingin berkontribusi dalam memajukan Indonesia dari segala bidang, termasuk bidang olahraga. BIOSSP telah menjadi komitmen BCA, melalui program CSR Bakti BCA, agar dari ajang ini, bangsa Indonesia dikenang dan dikenal dengan prestasinya, tidak saja di lapangan, tetapi juga bagaimana caranya mempersiapkan ajang ini menjadi bergengsi, berkelas, dan terbaik di antara turnamen-turnamen sejenis.
Blogger: Apa yang membedakan dari penyelenggaraan BIOSSP 2016 kali ini?
Inge Setiawati: Pertama dari sisi price, ada peningkatan dengan total hadiah sebesar US$900 ribu dari tahun sebelumnya sebesar US$800 ribu. Kami berpikir hal ini wajar, bahkan mungkin tak bernilai, jika dibandingkan dengan apa yang diperlihatkan pada pemain tersebut. Bahwa di lapangan, mereka sebenarnya para lakon yang memperlihatkan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi, seperti sportivitas, daya juang, pantang menyerah, kekompakan, kerja sama, jiwa besar. Penghargaan ini tidak ada artinya dengan nilai-nilai yang sedang diperjuangkan tersebut. Berikut, kita sedapat mungkin membuat turnamen ini menjadi nyaman untuk keluarga. Selain menyaksikan pertandingan selama sepekan, keluarga-keluarga juga disuguhkan dengan berbagai pertunjukkan, kuiz, kuliner, dan keseruan kegiatan lainnya yang sudah dipersiapkan panitia.
Blogger: Kalau saja pemain Indonesia tidak dapat berprestasi lagi kali ini di ajang BIOSSP 2016, apakah BCA tidak akan menjadi sponsor utama lagi tahun depan?
Inge Setiawati: Kami memiliki optimisme yang sama dengan PBSI bahwa para pemain kita ini memiliki potensi untuk meraih gelar terbaik di ajang ini. Tetapi, hal itu bukan merupakan ukuran utama pencapaian dari ajang ini. Masih ada indikator lain dari sisi penyelenggaraan. Soal prestasi pemain, tidak sekedar membalikkan telapak tangan. Karena itu, dukungan penuh masyarakat terhadap turnamen ini dan terhadap BCA menjadi penting agar turnamen ini dapat terus diselenggarakan. Turnamen ini hadir berkat kepercayaan dan loyalitas masyarakat terhadap BCA. Ini turnamen kita, di Tanah Air kita dan mudah-mudahan para pemain kita membaca ini sebagai pemacu semangat untuk menang dan menjadi yang terbaik. BCA akan terus berkomitmen menyelenggarakan turnamen ini.
Blogger: Apakah ada keinginan BCA untuk membawa bulutangkis menjadi populer di seluruh dunia seperti sepak bola, yang pendukungnya tersebar di seluruh dunia dan rela begadang untuk menyaksikan satu pertandingan?
Inge Setiawati: Kita harus lihat bahwa ada perbedaan antara bulutangkis dan sepak bola. Kalau sepak bola penggemarnya luar biasa banyak di seluruh dunia. Tanpa harus melakukan berbagai publikasi, sepak bola dengan sendiri sudah memiliki sejumlah penggemar fanatik yang rela tidak tidur atau masuk kantor, asal dapat menyaksikan pertandingan klub atau pemain penggemarnya. Dari sisi industri, sepak bola didukung oleh industri kelas dunia dan mengemas sepak bola menjadi industri bisnis yang menguntungkan. Para pemainnya sengaja dibuat menjadi selebritas oleh sponsor-sponsor ternama dunia. Sementara itu,bulutangkis belum sebanding dengan apa yang sudah dilakukan pada industri sepak bola. Dengan berbagai publikasi yang sudah kita lakukan, mudah-mudahan, dari tahun ke tahun bulutangkis menjadi salah satu cabang yang diminati oleh banyak orang di belahan dunia manapun.
Blogger: Apakah ada turnamen olahraga lain yang tertarik untuk disponsori BCA?
Inge Setiawati: Tidak hanya BIOSSP. BCA mendukung prestasi atlet angkat besi, yang sama seperti cabang olahraga bulutangkis, yang selalu menyumbang medali pada ajang Sea Game, Asian Games, bahkan Olimpiade. Untuk saat ini, kami ingin berkonsentrasi menyukseskan BIOSSP 2016 ini dan belum memikirkan cabang-cabang lain.
Blogger: Apa harapan BCA untuk turnamen BIOSSP 2016 ini?
Inge Setiawati: Agar pemain Indonesia menjadi juara di turnamen ini, tentu saja sudah pasti. Berikutnya adalah agar BIOSSP 2016 ini dapat berjalan dengan sukses, tentu saja dalam pengertian berjalan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. (*)
No comments:
Post a Comment