Saturday, 28 May 2016

BCA Indonesia Open, Tontonan Keluarga untuk Regenerasi

Perhelatan BCA Indonesia Open Superseries Premier (BIOSSP) 2016 berlangsung di Istora Senayan Jakarta pada 30 Mei hingga 05 Juni 2016. Untuk ketiga kalinya, PT Bank Central Asia Tbk menjadi sponsor utama perhelatan ini sejak mengambil alih dari PT Djarum pada 2014. 

image:djarumbadminton.com

Dalam perbincangan bersama Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati di Hongkong Kafe, Jumat (27/05/2016), beberapa hal menarik dikemukakan. Pada intinya, BCA ingin agar BIOSSP ini menjadi tontonan yang tidak saja menghibur, tetapi juga berkualitas untuk keluarga-keluarga dari masyarakat pencinta bulutangkis Tanah Air. Dari keikutsertaan keluarga itu, ada daya tarik bagi anak-anak yang diajak untuk berkiprah sebagai atlet bulutangkis profesional.

Friday, 27 May 2016

Menanti Kejutan The Rising Star Di BCA Indonesia Open


Baru saja kita menyaksikan punggawa Thomas dan Uber Cup kita berlaga di ajang tersebut pekan lalu. Dari sana kita melihat peta kekuatan pemain bulutangkis Indonesia dibandingkan negara-negara adidaya bulutangkis lainnya. Satu hal yang cukup menggembirakan, penampilan apik Tim Thomas mengantar jawara pelatnas kita hingga ke partai final. 



Kemeriahan BCA Indonesia Open 2015 (Image:bwfworldsuperseries.com)
Tommy Sugiarto, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ikhsan Maulana Mustofa terpaksa harus mengakui kekalahan dan merelakan Piala Thomas kembali berziarah ke negeri nun jauh Denmark dari negeri asalnya Indonesia.

Wednesday, 20 April 2016

Nafas Kedua Sony Dwi Kuncoro

Sonny Dwi Kuncoro dan Safitri. (Image:bola.com)

Sesekali dia melirik Safitri Gading, wanita cantik yang mendampinginya bertanding tatkala bola dinyatakan out. Dia hendak mengatakan, "Out melulu sayang. Mungkin bukan hari keberuntungan kita."

Tetapi, wanita cantik yang tak lain adalah istri sekaligus pelatih dan managernya itu menyorot tajam. Dia seolah mengatakan, "Kamu bisa. Sekaranglah saatnya!"

Saturday, 20 June 2015

Mempertanyakan Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia


Kebanggaan prestasi bulu tangkis nasional saat ini hanya bertumpu pada satu dua sosok. Selain ganda putra andalan Markis Kido/Hendra Setiawan, ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, pemain lain yang menjadi tulang punggung olahraga fanatik kedua di tanah air setelah sepak bola itu kian melesu.


Markis Kido/Hendra Setiawan
Padahal, masyarakat nasional menaruh harapan besar pada cabang olahraga tersebut. Merajanya Susi Susanti, Alan Budi Kusuma, Ardi Wiranata, Heryanto Arbi, Hendrawan, Rexi Mainaky/Ricky Subagya, Candra Wijaya/Tony Gunawan tidak sanggup menginspirasi prestasi terbaik penghuni pelatnas.